Cara Umum Mencegah Penularan dari Nyamuk dan Meminimalkan Gigitan

Published On: 30th Oktober, 2025Categories: Layanan Kesehatan1.7 min readViews: 467
Daftar Isi Halaman
Share Post

Nyamuk merupakan salah satu hewan kecil yang dapat menularkan berbagai penyakit berbahaya seperti demam berdarah dengue (DBD), malaria, chikungunya, dan virus Zika. Pencegahan penularan penyakit ini dapat dilakukan dengan cara sederhana namun efektif untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk dan memutus rantai penyebarannya.

1. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Lingkungan yang bersih adalah kunci utama mencegah perkembangbiakan nyamuk. Nyamuk Aedes aegypti, misalnya, berkembang biak di air yang tergenang dan bersih. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan untuk melakukan gerakan 3M Plus:

  • Menguras tempat penampungan air seperti bak mandi atau ember minimal seminggu sekali.

  • Menutup rapat wadah air agar nyamuk tidak bisa bertelur.

  • Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air hujan.

  • Plus: menggunakan kelambu, lotion anti-nyamuk, dan menjaga kebersihan rumah.

2. Menggunakan Pelindung Tubuh

Saat berada di luar rumah, terutama pada pagi dan sore hari, gunakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang. Penggunaan lotion atau semprotan anti-nyamuk yang mengandung bahan aktif seperti DEET atau eucalyptus oil juga membantu mencegah gigitan.

3. Memasang Kelambu dan Kawat Nyamuk

Bagi daerah yang rawan penyakit akibat nyamuk, disarankan untuk memasang kelambu saat tidur, terutama untuk bayi dan anak-anak. Ventilasi rumah juga bisa dipasangi kawat kasa agar nyamuk tidak mudah masuk.

4. Menanam Tanaman Pengusir Nyamuk

Beberapa tanaman seperti serai wangi, lavender, kemangi, dan rosemary diketahui mengandung aroma yang tidak disukai nyamuk. Menanamnya di halaman rumah dapat menjadi cara alami untuk mengurangi keberadaan nyamuk.

5. Menghindari Aktivitas di Luar Saat Puncak Aktivitas Nyamuk

Nyamuk Aedes aegypti paling aktif pada pagi (pukul 07.00–10.00) dan sore hari (pukul 15.00–17.00). Jika memungkinkan, hindari aktivitas di luar ruangan pada jam-jam tersebut.

6. Gotong Royong Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)

Pencegahan penularan tidak cukup dilakukan secara individu. Kegiatan PSN secara rutin di tingkat RT/RW atau sekolah sangat penting untuk memastikan tidak ada tempat berkembang biak nyamuk di lingkungan sekitar.

Pencegahan penularan penyakit akibat nyamuk dapat dilakukan melalui langkah sederhana, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan hingga melindungi diri dari gigitan. Upaya kecil seperti membersihkan genangan air atau menutup tempat penampungan dapat memberikan dampak besar dalam menjaga kesehatan masyarakat secara menyeluruh.