Semarang Makin Hijau: Mengenal 9 Program Unggulan Lingkungan Hidup 2025-2029

Published On: 19th Januari, 2026Categories: Dokumen Perencanaan3.1 min readViews: 176

Program lingkungan hidup Semarang kini memasuki babak baru melalui pengesahan RPJMD 2025-2029. Pemerintah Kota Semarang merancang berbagai kebijakan strategis guna memastikan keberlanjutan ekosistem dan kualitas udara di Kota Semarang tetap terjaga. Tujuannya sudah jelas agar masyarakat Kota Semarang merasa nyaman dan lebih nyaman lagi tinggal di Kota Atlas.  Oleh karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyiapkan sembilan agenda besar sebagai panduan aksi hijau selama lima tahun ke depan.

Mari kita simak rincian rencana aksi hijau Kota Semarang berikut ini:

Memperkuat Perencanaan Lingkungan

Langkah pertama bermula dari perencanaan yang matang. Pemerintah akan meningkatkan efektivitas kajian lingkungan untuk memitigasi dampak dari setiap kebijakan atau program pembangunan. Oleh karena itu, setiap rekomendasi dari kajian lingkungan hidup wajib ditindaklanjuti secara nyata oleh instansi terkait.

Mengendalikan Pencemaran dan Kerusakan

Selain itu, pemerintah fokus menurunkan polusi udara dan kerusakan lahan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga sekitar. Terlebih warga yang bermukim di wilayah zona merah polusi dan kerusakan lahan. Program ini mencakup peningkatan layanan laboratorium lingkungan agar data kualitas air dan udara tetap valid. Selanjutnya, DLH akan memperluas cakupan informasi lingkungan agar masyarakat bisa mengetahui kondisi alam Semarang secara real-time.

Melindungi Keanekaragaman Hayati (KEHATI)

Semarang harus tetap asri dengan pepohonan yang rimbun. Hal ini adalah misi untuk meningkatkan kualitas dan kelestarian lingkungan hidup di Kota Semarang. Maka dari itu, pemerintah akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan taman keanekaragaman hayati dan hutan kota. Program ini memastikan satwa dan tumbuhan lokal tetap memiliki ruang hidup di tengah kemajuan kota.

Mengelola Limbah B3 dengan Aman

Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang memerlukan penanganan khusus agar nantinya tidak mencemari pemukiman warga. Oleh sebab itu, pemerintah meningkatkan pengawasan dan pengelolaan limbah B3. Target utamanya adalah memastikan seluruh limbah berisiko tinggi tersebut terkelola sesuai standar keamanan. Dengan demikian, keamanan dan kenyamanan hidup warga dapat terjamin karena limbah yang berisiko tinggi terebut dapat dikelola dengan baik.

Mengawasi Izin Lingkungan

Pemerintah juga memperketat pengawasan terhadap para pelaku usaha. Kemudian, tim akan mengevaluasi ketaatan setiap badan usaha terhadap izin lingkungan yang telah terbit. Langkah ini bertujuan agar semua kegiatan industri di Semarang tetap berjalan tanpa merusak ekosistem sekitar.

Meningkatkan Kompetensi Penyuluh

Pemerintah Kota Semarang juga berusaha untuk meningkatkan edukasi lingkungan. Hal ini karena edukasi terlebih terkait lingkungan adalah kunci dari perubahan perilaku. Oleh karena itu, pemerintah akan memberikan pelatihan dan pendidikan bagi para penyuluh lingkungan. Hasilnya, para penyuluh ini akan memiliki kompetensi yang lebih baik dalam mendampingi masyarakat untuk menjaga alam dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Memberikan Penghargaan bagi Masyarakat

Pemerintah sangat menghargai peran serta warga dalam menjaga bumi. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Semarang mengadakan program khusus untuk memberikan apresiasi bagi individu atau kelompok yang aktif dalam perlindungan lingkungan. Program ini bertujuan memicu partisipasi publik yang lebih luas dalam menjaga kebersihan kota. Dampak yang diberikan nantinya juga akan bermanfaat baik bagi pemerintah maupun masyarakat yang berpartisipasi itu sendiri.

Menangani Aduan Lingkungan dengan Cepat

Jika terjadi sengketa atau dugaan tindak pidana lingkungan, pemerintah akan bertindak tegas. Selanjutnya, DLH akan memprioritaskan penyelesaian kasus-kasus lingkungan hidup melalui mediasi maupun jalur hukum. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa keadilan bagi warga yang terdampak pencemaran.

Merevolusi Tata Kelola Sampah

Terakhir, namun yang paling utama dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup adalah perbaikan sistem persampahan. Pemerintah fokus mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA per tahunnya. Caranya, dengan meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga hingga ke tempat pemrosesan akhir.

Kesimpulannya, kesembilan program ini merupakan bukti nyata bahwa Kota Semarang serius menghadapi tantangan perubahan iklim dan masalah perkotaan. Maka, mari kita dukung bersama setiap langkah ini agar Semarang tetap menjadi kota yang layak huni bagi anak cucu kita di masa depan.

Sumber: Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 8 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025-2029.