
Upaya untuk perkuat infrastruktur kota semarang kini menjadi fondasi utama dalam menghadirkan kenyamanan bagi seluruh warga. Berdasarkan Perda Kota Semarang Nomor 8 Tahun 2025 tentang RPJMD, Pemerintah Kota Semarang berkomitmen meningkatkan kualitas fasilitas publik secara berkelanjutan. Langkah strategis ini mencakup pengelolaan sumber daya air hingga penataan ruang yang lebih modern.
Pemerintah Kota Semarang menyadari bahwa ketersediaan infrastruktur prima sangat menentukan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, terdapat sembilan program prioritas di bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang guna menjawab tantangan kota. Guna memberikan gambaran yang jelas, berikut adalah rincian rencana pembangunan tersebut.
Pengelolaan Air dan Sanitasi Lingkungan
Pertama, pemerintah fokus mengelola sumber daya air dan sanitasi untuk melindungi pemukiman warga secara optimal. Adapun langkah-langkah nyata tersebut meliputi:
- Pengendalian Banjir
Petugas membangun infrastruktur pelindung di kawasan rawan banjir, abrasi, dan rob. Dengan demikian, kawasan tempat tinggal warga menjadi lebih aman dan terlindungi. - Akses Air Minum
Jaringan penyediaan air minum terus meluas ke berbagai wilayah. Tujuannya adalah meningkatkan jumlah rumah tangga yang menikmati akses air bersih dan aman. - Sistem Air Limbah
Perbaikan sistem sanitasi kota berlangsung secara intensif. Alhasil, setiap rumah tangga di Semarang dapat mengakses fasilitas sanitasi yang sehat. - Drainase Perkotaan
Saluran drainase dan gorong-gorong tetap terjaga dalam kondisi baik. Selain itu, perencanaan teknis yang matang mencegah munculnya genangan air di jalanan kota.
Penataan Bangunan dan Estetika Kota
Kedua, pemerintah menjaga kepatuhan aturan dalam pembangunan gedung serta estetika ruang publik. Upaya ini mencakup:
- Penataan Bangunan
Penyelenggaraan izin bangunan gedung (PBG) berjalan lebih tertib. Hasilnya, setiap bangunan di Semarang memenuhi standar keamanan dan kualitas yang tinggi. - Tata Ruang Kota
Penerbitan Keterangan Rencana Kota (KRK) mempermudah urusan penataan ruang bagi warga. Sebab, tata ruang yang jelas menciptakan lingkungan tinggal yang lebih nyaman. - Pengawasan Reklame
Pengawasan terhadap papan reklame di ruang publik semakin meningkat. Tujuannya adalah memastikan seluruh reklame memiliki izin resmi dan tidak mengganggu keindahan kota.
Konektivitas Jalan dan Kualitas Konstruksi
Terakhir, kualitas mobilitas warga meningkat melalui pemeliharaan jalan serta jasa konstruksi yang profesional. Langkah tersebut meliputi:
- Penyelenggaraan Jalan
Kondisi jalan protokol dan jalan lingkungan tetap halus serta terjaga. Bahkan, pemeliharaan ruang milik jalan memastikan infrastruktur pendukung jalan berfungsi optimal. - Jasa Konstruksi
Tenaga teknis dan analisis menerima pelatihan sertifikasi kompetensi. Melalui program ini, setiap proyek pembangunan di Semarang mendapatkan pengawalan dari tenaga ahli berpengalaman.
Kerja sama yang baik dalam menjalankan sembilan fokus pembangunan ini akan membawa perubahan nyata bagi kota kita tercinta. Pemerintah Kota Semarang sangat mengharapkan partisipasi dan dukungan warga semua agar setiap tahapan pembangunan ini berjalan lancar. Sebagai informasi tambahan, bagi yang ingin mengetahui detailnya lebih lanjut, silakan pelajari rincian lengkapnya dalam Perda Nomor 8 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025-2029.
