Peningkatan Gizi Masyarakat Semarang: Strategi Tingkatkan Kualitas Kesehatan 2025-2029

Published On: 20th Januari, 2026Categories: Dokumen Perencanaan2.3 min readViews: 118
peningkatan gizi masyarakat semarang

Pemerintah Kota Semarang secara resmi menetapkan arah kebijakan pembangunan jangka menengah melalui Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 8 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029. Kami menyadari bahwa kondisi masyarakat yang sehat merupakan modal dasar utama dalam pelaksanaan pembangunan kota. Oleh karena itu, melalui Perda ini, kami berkomitmen mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan seluruh elemen masyarakat.

Dalam dokumen RPJMD tersebut, fokus kami tertuang dalam Misi ke-2, yaitu mewujudkan kesehatan seluruh masyarakat yang berfokus pada kebutuhan individu dengan mengutamakan aspek pencegahan, pengobatan, dan rehabilitasi. Kami melihat pembangunan kesehatan sebagai prioritas utama untuk mengatasi tantangan belum meratanya kualitas fasilitas kesehatan di wilayah Kota Semarang.

Langkah Strategis Pembangunan Kesehatan Kota Semarang:

  1. Perbaikan Status Gizi Masyarakat dan Dukungan Makan Bergizi Gratis (MBG)

    peningkatan gizi seimbang

    Kami meningkatkan peran lintas sektor dalam upaya skrining, intervensi, dan pemantauan gizi secara berkala. Selain itu, kami memberikan dukungan nyata terhadap program pemerintah pusat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak usia sekolah dan kelompok rentan. Kami juga terus menggalakkan edukasi pola makan sehat untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat yang lebih positif.

  2. Penguatan Infrastruktur dan Modernisasi Fasilitas Kesehatan

    Kami melakukan penambahan serta revitalisasi Puskesmas dan Puskesmas Pembantu di berbagai wilayah guna menjangkau seluruh lapisan warga. Langkah ini kami barengi dengan modernisasi alat kesehatan serta peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

  3. Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular

    pencegahan penyakit menular dan tidak menularKami secara aktif mengidentifikasi akar penyebab penyakit tidak menular seperti Hipertensi dan Diabetes Mellitus, serta penyakit menular seperti HIV/AIDS, TB, dan Demam Berdarah. Kami menyebarkan media edukasi melalui media sosial agar masyarakat lebih memahami langkah-langkah pencegahan sejak dini.

  4. Perhatian pada Kesehatan Mental dan Penghapusan Stigma

    Kami melaksanakan kampanye kesehatan mental terpadu untuk mengedukasi warga mengenai deteksi dini masalah kejiwaan. Melalui edukasi yang efektif, kami berupaya menghilangkan stigma negatif di masyarakat terkait penanganan masalah kesehatan mental.

  5. Peningkatan Kualitas Sanitasi dan Lingkungan Sehat

    Kami meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak. Selain itu, kami mengembangkan strategi adaptasi terhadap pemanasan global untuk mengurangi risiko kesehatan yang diakibatkan oleh perubahan iklim.

  6. Mitigasi dan Kolaborasi

    Kami meningkatkan kesiapsiagaan bencana melalui sistem peringatan dini yang efektif. Kami juga membangun kerja sama erat dengan sektor swasta dan komunitas untuk mengintegrasikan program kesehatan dengan pembangunan daerah lainnya.

Melalui pelaksanaan strategi yang komprehensif ini, Pemerintah Kota Semarang optimis dapat menciptakan lingkungan yang mandiri dan sehat bagi seluruh warga. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi demi mewujudkan Semarang sebagai Kota Sehat yang unggul dan berkelanjutan. Untuk rincian program dan informasi lebih lengkap, Anda dapat menelaah poin-poin tersebut di dalam Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 8 Tahun 2025 tentang RPJMD Tahun 2025-2029.